Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi?

Date: 25/03/2023

Tiap tenaga kerja yang bekerja di perusahaan jasa konstruksi kini diwajibkan untuk memiliki SKK atau Sertifikat Kompetensi Kerja. SKK perlu dimiliki oleh para tenaga kerja yang telah memenuhi kualifikasi operator, analis, teknisi, tenaga ahli yang bekerja sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas proyek.

 

Peraturan mengenai kepemilikan SKK tenaga kerja konstruksi sudah dijelaskan dalam Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017. Kira-kira bagaimana cara mendapatkan SKK? Ketahui cara membuat SKK dan batas kepemilikannya dari pembahasan yang kami sediakan berikut ini.

Benarkah SKK Konstruksi Sebagai Syarat SBU?

Sudah tahu tentang SBU? SBU singkatan dari Sertifikat Badan Usaha. Para tenaga kerja yang ingin terdaftar dalam PJTBU (Penanggung Jawab Teknik Badan Usaha) dan PJSKBU (Penanggung Jawab Subklasifikasi Badan Usaha) terlebih dahulu harus memiliki SKK sebagai persyaratan utama.

 

SKK Konstruksi nantinya dibutuhkan dalam proses sertifikasi dan registrasi badan usaha jasa konstruksi untuk mendapatkan SBU. Tidak perlu khawatir kalau ingin mengurus SKK konstruksi karena kami bisa membantu proses pembuatannya dengan cepat, aman, dan legal.

Cara Mendapatkan Sertifikat Kompetensi Kerja

Untuk mendapatkan SKK sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja, maka pendaftar harus terlebih dulu mengikuti tes yang sudah disediakan dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Pada umumnya UK atau Uji Kompetensi bisa dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode berikut ini.

 

1. Mengikuti Ujian Tulis

Biasanya tenaga kerja akan diminta menjawab soal-soal tertulis yang berkaitan dengan bidang konstruksi. Mereka harus bisa menjawab dengan baik agar bisa memenuhi kriteria lolos ambang batas yang ditentukan LSP.

 

2. Mengikuti Ujian Praktik atau Observasi Lapangan

Peserta mengikuti tes lapang untuk mengetahui secara langsung kompetensi yang dimiliki saat bekerja langsung. Sudah siap mengikuti tes lapang?

 

3. Mengikuti Tahapan Wawancara

Tahap akhir untuk mendapatkan SKK Konstruksi dengan melalui tahapan wawancara yang ditanyakan oleh pihak penyelenggara tes. Waktu wawancara biasanya sekitar 20-30 menit untuk 1 orang peserta tes kompetensi.

 

Setiap tenaga kerja yang akan melakukan semua permohonan SKK Konstruksi meliputi permohonan baru, perpanjangan, dan kenaikan jenjang perlu melewati tahapan tersebut. SKK Konstruksi bisa berlaku sampai kapan? SKK akan berlaku selama 5 tahun, kemudian bisa diperpanjang atau dirubah.

 

Sertifikat Kompetensi Kerja sangat penting bagi tenaga kerja yang bergerak dalam bidang konstruksi. Sekarang tidak perlu bingung membuat SKK, langsung saja hubungi admin kami untuk mengetahui semua persyaratannya. Tertarik menggunakan layanan pembuatan SKK dari kami?